Pendidikan Profesi Guru BK (PPG-BK)/Pendidikan Profesi Konselor (PPK)

Kurikulum Pendidikan Profesi Guru Bimbingan dan Konseling (PPG-BK) atau Pendidikan Profesi Konselor (PPK), terdiri atas:

  1. Semester I, berjumlah 18 (delapan belas) SKS, yang terdiri atas mata kuliah: (a) Asesmen dan Pemahaman Perilaku (6 SKS), (b) Pengembangan dan Evaluasi Program Bimbingan dan Konseling (6 SKS), (c) Pengembangan Media Bimbingan dan Konseling (4 SKS), serta (d) Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling (2 SKS).
  2. Semester II, berjumlah 20 (dua puluh) SKS, yang terdiri atas mata kuliah: (a) Konseling Individual (8 SKS), (b) Bimbingan dan Konseling Kelompok (6 SKS), serta (c) Bimbingan Klasikal (6 SKS)

Kegiatan belajar bagi peserta pendidikan profesi guru bimbingan dan konseling atau konselor, berupa workshop dan praktik pengalaman lapangan. Setiap mata kuliah pada struktur kurikulum pendidikan profesi guru bimbingan dan konseling atau konselor terdapat praktik pengalaman lapangan. Kegiatan workshop dilakukan di kampus dan merupakan tahap persiapan bagi peserta sebelum praktik di sekolah mitra. Beberapa konsep yang perlu diperhatikan berkaitan dengan workshop adalah;

  1. Workshop asesmen dan pemahaman individu ditujukan untuk merancang, menggunakan, menganalisis, menginterpretasi dan memanfaatkan hasil asesmen nontes untuk need assessment. Dalam hal tes psikologi, kewenangan lulusan pendidikan profesi guru bimbingan dan konseling atau konselor sampai pada penggunaan alat tes bukan memiliki kewenangan memberi tes psikologi.
  2. Workshop pengembangan dan evaluasi program bimbingan dan konseling merupakan kegiatan merancang program bimbingan dan konseling berdasar hasil need asesmen.
  3. Workshop pengembangan media bimbingan dan konseling ditargetkan menghasilkan media bimbingan dan konseling yang akan mendukung pada mata kuliah semester berikutnya.
  4. Workshop penelitian tindakan dalam bimbingan dan konseling kegiatan workshop dipersiapkan mulai semester satu dengan merancang proposal penelitian sedangkan pelaksanaannya di semester dua.
  5. Workshop konseling individual aktivitasnya adalah berlatih mengimplementasikan keterampilan komunikasi yang berakar dari motif atruistik dan mind competence yang tepat serta berlatih menerapkan ancangan konseling individual behavioristik, humanistic, kognitif dan post modern.
  6. Workshop bimbingan dan konseling kelompok merupakan kegiatan latihan dalam menerapkan konseling kelompok.
  7. Workshop bimbingan klasikal merupakan proses merancang kegiatan bimbingan pelayanan dasar (guidance curriculum) dan mengaplikasikan teknik bimbingan klasikal antara lain classroom meeting model, problem solving, self regulation learning dan collaborative learning sehingga terkembangkan satuan-satuan layanan yang mencukupi untuk melaksanakan pelayanan bantuan.

more info …

Bagian 1

Bagian 2